Langkah-langkah Pembuatan Asinan Mentimun

Bila alat dan bahan yang akan digunakan sudah disiapkan, kita sudah bisa.membuat asinan mentimun dengan langkah kerja sebagai berikut. 

1. Cucilah mentimun yang sudah disiapkan sampai bersih, tidak ada kotoran lagi yang menempel, dan gunakanlah air yang bersih.

2. Bila dianggap ukuran mentimun terlalu besar potonglah menjadi 2 atau 3 bagian.

Orang memotong mentimun
Orang memotong mentimun

3. Mentimun yang telah dicuci bersih, tiriskanlah di atas ayakan dengan posisi berdiri. Bila sudah kering, susunlah ke dalam stoples dengan rapi. Penirisan ini dimaksudkan untuk menghilangkan air yang menempel pada permukaan mentimun.

4. Siapkanlah air bersih di dalam panci sebanyak 1 liter untuk mentimun sebanyak 1 kg.

5, Masukanlah 6 sendok makan garam dapur dan 3 sendok makan gula pasir ke dalam air bersih di dalam panci tadi.

Garam dapur dan gula pasir dicampur
Garam dapur dan gula pasir dicampur

6. Aduklah perlahan-lahan air dalam panci tadi menggunakan sendok, sampai garam dan gula pasirnya betul-betul larut. Berarti sudah tidak ada endapan lagi di dasar panci.

4. Bila di dalam air tampak banyak kotoran, saringlah air dalam panci tadi menggunakan saringan halus atau kain blacu yang bersih. Masukkan kembali ke dalam panci.

8. Masaklah air campuran garam dan gula pasir yang bersih tadi di atas kompor atau tungku yang sudah dinyalakan apinya sampai mendidih selama 15 menit.

Air campuran garam dan gula pasir mendidih
Air campuran garam dan gula pasir mendidih

9. Bila air sudah mendidih, angkatlah panci tersebut dari atas kompor atau tungku.

10. Secara hati-hati, tuanglah air yang masih panas tadi ke dalam stoples yang Sudah berisi mentimun.

11. Perhatikanlah batas air perendaman sehingga semua mentimun di dalam stoples benarbenar terendam.

Perendaman mentimun
Perendaman mentimun

12. Dalam keadaan masih panas, tutuplah stoples dengan rapat, bila perlu bagian luar penutup dilapisi selotip (yang biasa digunakan untuk membungkus kabel).

13. Simpanlah stoples tadi di tempat yang kering dan aman. Lalu diamkanlah selama 2 sampai 3 hari.

Penyimpanan stoples
Penyimpanan stoples

14. Bila sudah 2 atau 3 hari, cicipilah bagian daging buah yang akan terasa asin bercampur manis dan sedikit rasa asam. Bila sudah demikian, berarti pembuatan asinan mentimun dikatakan berhasil. Bila asinan mentimun tidak akan langsung dimakan, usahakan tutup stoples tetap rapat.

15. Bila pembuatan asinan mentimun gagal, tandatandanya adalah mentimun tampak tidak segar, berasa asam, berbau basi, tampak berlendir, dan di atas permukaan air campuran atau daging buah ditumbuhi jamur. Hal ini berarti wadah yang digunakan tidak bersih atau terkena kotoran selama proses pembuatan.

Alat-alat Yang Digunakan Untuk Membuat Asinan Mentimun

Dalam pembuatan asinan mentimun digunakan alat-alat yang mudah diperoleh dilingkungan kita. Alat-alat tersebut adalah sebagai berikut.

1. Pisau

Pisau digunakan untuk memotong atau mengiris mentimun menjadi potongan-potongan kecil. Pisau yang digunakan harus tajam, tidak mudah berkarat (stainless steel) dan bersih.

2. Panci

Panci digunakan untuk memasak campuran larutan garam dan gula. 

Panci
Panci

Ukuran besarnya panci dapat disesuaikan dengan banyaknya mentimun yang akan diolah menjadi asinan.

3. Stoples

Berbagai macam stoples bisa digunakan, baik yang terbuat dari gelas/kaca maupun dari plastik. Yang penting ada penutupnya, kuat, dan bersih. Stoples digunakan untuk menyimpan mentimun yang akan dibuat asinan. 

4. Kompor atau Tungku 

Di daerah yang belum menggunakan kompor bisa memakai tungku atau anglo (di daerah Yogyakarta dan sekitarnya). 

Kompor dan tungku
Kompor dan tungku

Kompor atau tungku digunakan untuk memanaskan atau memasak campuran air gula dan garam yang diwadahi di dalam panci.

5. Saringan

Saringan yang digunakan bisa terbuat dari kawat halus, kain kasa, atau blacu. Saringan digunakan untuk memisahkan . kotoran yang terdapat dalam rebusan air garam dan gula pasir. 

6. Ember

Berbagai jenis ember dengan bahan dan ukuran yang berbeda dapat kita gunakan. Ember dapat terbuat dari bahan plastik, stainless steel (tahan karat), atau email.

Macam-macam ember
Macam-macam ember

Ember digunakan sebagai tempat air bersih atau tempat menampung mentimun yang akan diolah. Alat ini memudahkan kita dalam memindahkan mentimun yang ditampung. Selain itu, ember yang berpenutup bisa juga digunakan sebagai tempat proses pengasinan mentimun dalam volume yang besar.

7. Ayakan

Ayakan umumnya terbuat dari bambu yang dianyam, dan ukurannya bermacam-macam. Alat ini digunakan sebagai tempat meniriskan mentimun yang telah dicuci bersih agar tidak ada lagi air yang menempel pada mentimun tersebut. 

8. Timbangan 

Banyak sekali macam timbangan yang bisa digunakan, dari mulai yang sederhana sampai yang lengkap. 

Timbangan
Timbangan

Timbangan digunakan untuk menimbang berat mentimun yang diperlukan untuk dibuat asinan.

9. Sendok

Alat ini sudah biasa dikenal orang pada saat makan atau membuat kopi. Sendok digunakan untuk menakar atau mengukur banyaknya garam. dapur atau gula pasir yang dibutuhkan. Sebaiknya, digunakan sendok yang tahan karat.

Manfaat Pembuatan Asinan Mentimun

Ada beberapa manfaat yang penting dari pembuatan asinan mentimun atau sayuran yang lain.

1. Mentimun tetap segar dan tidak rusak, walaupun disimpan lama, sehingga kapan pun kita memerlukan mentimun untuk dimakan atau dimasak selalu tersedia.

Mentimun segar dan rusak
Mentimun segar dan rusak

 
2. Sisa panenan mentimun yang berlebihan tidak akan terbuang percuma (bisa dibuat asinan, asalkan masih memenuhi syarat).

Hasil panen mentimun melimpah
Hasil panen mentimun melimpah

3, Setiap hari selalu dapat menyediakan menu makanan yang sehat dan bergizi.

Makanan sehat melimpah
Makanan sehat melimpah

Mentimun yang dibuat asinan, walaupun disimpan beberapa lama, nilai gizinya tetap sama dengan mentimun segar.

4. Dapat meningkatkan penghasilan (uang) bagi petani dan masyarakat lain yang ingin berusaha membuat asinan mentimun.

Asinan mentimun yang telah dibuat, bukan saja untuk dimakan sendiri tetapi dapat dijual baik di warung, di pasar maupun di toko-toko makanan. Bila dilakukan secara terus-menerus usaha asinan mentimun tersebut akan menghasilkan pendapatan yang lumayan.

Bahan Yang Digunakan Untuk Membuat Asinan Mentimun

Mengetahui bahan-bahan apa saja yang harus disediakan dalam pembuatan asinan mentimun : sangat penting karena kekurangan salah satu bahan akan mempengaruhi kualitas asinan yang dibuat. 

Bahan-bahan yang harus disediakan adalah sebagai berikut.

1. Mentimun

Mentimun yang dipilih sebaiknya mentimun yang masih muda, yang bisa dicirikan dengan melihat bijinya yang berukuran kecii dan belum keras.

Buah mentimun
Buah mentimun

Dalam memilih mentimun juga harus diambil mentimun yang utuh atau tidak rusak. Karena mentimun yang baik akan menghasilkan asinan yang baik juga.

Banyaknya mentimun yang akan digunakan harus diperhitungkan dengan alat/wadah yang ada dan banyaknya bahan yang lain.

2. Garam Dapur

Menyediakan garam dapur tidak terlalu sulit karena bahan ini setiap hari diperlukan sebagai bumbu masak oleh ibu ibu di dapur.

Garam dapur digunakan karena bisa menyebabkan mentimun kekerasannya tidak terlalu berubah, walaupun disimpan beberapa hari. Garam dapur juga bisa mencegah supaya mentimun yang di asin tidak busuk atau lembek.

3. Gula Pasir

Seperti juga garam dapur, gula pasir biasa kita gunakan setiap hari, misalnya membuat minuman kopi. 

Gula pasir
Gula pasir

Gula pasir dalam pembuatan asinan diperlukan agar rasa mentimun tidak terlalu berubah.

4. Air

Air yang digunakan adalah air bersih yang Air yang biasa dipakai untuk minum sehari-hari. Sumber air tersebut bisa dari pompa, sumur, ledeng atau langsung dari mata air.

Air dan sumbernya
Air dan sumbernya

Air diperlukan untuk merendam mentimun, yaitu rendaman yang telah diberi campuran garam dapur dan gula pasir, yang sebelumnya dimasak dulu.

Syarat Yang Diperlukan Untuk Membuat Asinan Mentimun

Seperti kita ketahui bila mentimun atau sayuran lain disimpan terlalu lama akan busuk atau lembek. Mentimun yang busuk atau lembek tersebut, tentu saja rasanya sudah tidak enak lagi kalau dimakan. Agar mentimun dapat disimpan lama rasanya tetap enak, salah satu upaya yang dapat kita lakukan ialah dengan cara membuat asinan.

Agar pembuatan asinan mentimun dapat dilaksanakan sebaik-baiknya, ada beberapa syarat penting yang harus dipenuhi. Persyaratan tersebut, antara lain sebagai berikut:

Wadah-wadah harus bersih
Wadah-wadah harus bersih

1. Semua wadah yang akan dipakai dalam pembuatan asinan mentimun harus bersih. Dengan kata lain, tidak ada kotoran atau noda yang menempel pada wadah karena akan mengganggu keberhasilan pembuatan asinan mentimun.

Mentimun yang masih muda
Mentimun yang masih muda

2. Mentimun yang akan dibuat asinan bukan mentimun yang sudah tua atau sudah masak. Karena mentimun yang sudah tua kulitnya terlalu keras sehingga sukar menyerap air garam.